Wonogiri, benuapos.my.id— Laskar Tali Jiwa, sebuah kelompok masyarakat sipil yang fokus pada isu-isu lingkungan dan keadilan sosial, menyatakan sikap tegas menolak rencana pembangunan pabrik semen di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. 7 April 2025
Penolakan ini dilandasi kekhawatiran akan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang ditimbulkan oleh pembangunan pabrik semen, khususnya di kawasan karst Pracimantoro yang memiliki fungsi ekologis vital bagi wilayah sekitarnya.
> “Kami melihat bahwa proyek ini mengabaikan suara masyarakat dan mengancam keberlanjutan lingkungan. Kawasan karst yang akan digarap adalah sumber mata air dan bagian penting dari identitas ekologis Wonogiri. Pembangunan pabrik semen hanya akan membawa kerusakan jangka panjang,” ujar Dwi Santoso, Koordinator Laskar Tali Jiwa.
Laskar Tali Jiwa juga menyoroti proses perizinan yang dinilai tidak transparan dan minim partisipasi publik, termasuk dalam penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Lebih lanjut, kelompok ini menuntut:
1. Pemerintah daerah dan pusat segera menghentikan segala bentuk proses perizinan terkait pembangunan pabrik semen di Wonogiri.
2. Dilakukannya kajian ilmiah independen terhadap dampak ekologis kawasan karst Gunung Sewu.
3. Dibukanya ruang dialog antara pemerintah, investor, dan masyarakat terdampak.
4. Perlindungan atas hak hidup masyarakat lokal serta kelestarian alam Wonogiri.
Jika tuntutan ini tidak direspons secara serius, Laskar Tali Jiwa menyatakan siap menggelar aksi damai dan menempuh jalur hukum sebagai bentuk perlawanan terhadap eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkeadilan.




