Khan Yunis – Seorang jurnalis foto Reuters, Hatem Omar, dilaporkan terluka dalam serangan udara yang menargetkan Kompleks Medis Nasser, Khan Yunis, di wilayah selatan Jalur Gaza. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik yang telah memakan banyak korban sipil maupun tenaga kemanusiaan.
Menurut keterangan Reuters, Omar sedang menjalankan tugas peliputan saat serangan menghantam area sekitar rumah sakit. Ia mengalami luka dan segera mendapatkan perawatan medis di lokasi. Kondisinya dilaporkan stabil.
Kompleks Medis Nasser sendiri merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Gaza selatan yang saat ini menampung ribuan pasien dan pengungsi. Serangan terhadap fasilitas kesehatan itu menuai kecaman luas dari komunitas internasional. Banyak pihak menegaskan bahwa rumah sakit dan jurnalis yang melaksanakan tugas peliputan di wilayah konflik harus dilindungi berdasarkan hukum humaniter internasional.
“Jurnalis adalah saksi penting dari fakta di lapangan. Serangan terhadap mereka adalah serangan terhadap kebebasan pers,” ujar seorang perwakilan lembaga jurnalis internasional.
Hingga kini, pihak berwenang Palestina belum merilis jumlah pasti korban akibat serangan di Kompleks Medis Nasser tersebut. Namun laporan awal menyebutkan ada sejumlah warga sipil dan tenaga medis yang turut menjadi korban.
Peristiwa ini menambah panjang daftar jurnalis yang terluka maupun gugur dalam liputan konflik di Gaza sejak eskalasi kekerasan terbaru pecah pada Oktober lalu
Sumber: KMIP GROUP



