-->
  • Jelajahi

    Copyright © BENUA POS KOTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Untuk Gaza


     

    Karir


     

    Menu Bawah

    Wanita Cantik Aminah Asal Monaco Bangun 100 Masjid di Gaza, Ternyata Keturunan Indonesia

    Redaksi
    09 September 2025, 12:39 WIB Last Updated 2025-09-09T05:42:48Z
    masukkan script iklan disini
    Foto ilustrasi. Wanita keturunan Indonesia membangun mesjid di gaza

    Gaza – Sebuah kabar menginspirasi datang dari Jalur Gaza. Seorang filantropis muda, Aminah, yang dikenal sebagai milyarder cantik asal Monaco, berhasil membangun 100 masjid di wilayah konflik tersebut. Langkah besar ini menjadi perhatian dunia internasional, terutama umat Muslim, karena di tengah kondisi perang dan keterbatasan, pembangunan rumah ibadah menjadi simbol harapan dan keteguhan iman.


    Aminah yang kini menetap di Monaco ternyata memiliki darah keturunan Indonesia. Orang tuanya berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dan meninggalkan warisan nilai luhur yang terus dipegangnya hingga kini. Dalam beberapa kesempatan, ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap akar budaya dan identitas leluhur yang melekat. “Indonesia adalah tanah leluhur saya, dan dari sana saya belajar tentang kepedulian serta gotong royong,” ujar Aminah.

    Sebagai bentuk penghormatan kepada jejak keluarganya, masjid pertama yang dibangunnya di Gaza diberi nama Al-Surabaya Mosque. Masjid bercat merah muda dengan kubah hijau itu kini menjadi pusat aktivitas masyarakat Gaza. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai ruang belajar anak-anak, pengajian Al-Qur’an, hingga pusat kegiatan sosial warga.

    Pembangunan 100 masjid di Gaza dilakukan Aminah melalui kerja sama dengan lembaga kemanusiaan internasional dan organisasi lokal. Ia menegaskan bahwa misinya bukan sekadar membangun tempat ibadah, melainkan juga menghadirkan pusat persatuan dan pendidikan di tengah penderitaan.

    “Setiap masjid yang berdiri adalah doa yang menjelma nyata. Dan doa itulah yang akan menguatkan kita semua,” kata Aminah dalam salah satu pernyataannya.

    Warga Gaza menyambut hangat inisiatif ini. “Masjid bukan sekadar tempat salat, tapi juga benteng moral dan kekuatan kami di tengah penderitaan. Bantuan dari Ibu Aminah adalah cahaya di tengah kegelapan,” ujar seorang warga Gaza, Muhammad Al-Khatib.

    Pembangunan 100 masjid ini pun dinilai pengamat sebagai bentuk nyata diplomasi kemanusiaan yang menguatkan solidaritas umat Islam dunia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +