Amman, Yordania – Benua Post
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Kerajaan Yordania Hasyimiyah pada Senin sore, 14 April 2025. Lawatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke lima negara di kawasan Timur Tengah dan Turki yang dimulai sejak 9 April lalu.
Selama berada di Amman, Presiden Prabowo diterima langsung oleh Raja Abdullah II bin Al-Hussein di Istana Al Husseiniya. Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk pertahanan, investasi, dan isu-isu kemanusiaan.
Pertemuan ini juga disertai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) dan satu perjanjian kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania, yang menjadi tonggak penting dalam mempererat kemitraan kedua negara.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas hubungan persahabatan yang telah terjalin selama 75 tahun antara Indonesia dan Yordania. Ia menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas global dan kerja sama antarnegara di tengah tantangan geopolitik dunia.
“Kunjungan ini bukan hanya simbol diplomatik, tetapi menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi hubungan strategis antara Indonesia dan Yordania,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan resminya.
Usai menuntaskan agenda di Yordania, Presiden dan delegasi kembali ke Tanah Air dan mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa pagi, 15 April 2025.
Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kerja sama baru yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam diplomasi kawasan Timur Tengah.
Redaksi: BENUA POS




