New York, benuapos.my.id – Sebanyak 15 negara Barat, termasuk Prancis, Spanyol, Norwegia, dan sejumlah negara Eropa lainnya, menegaskan komitmen mereka untuk mengakui Negara Palestina dan mendorong terwujudnya solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina. Pernyataan ini disampaikan dalam Deklarasi Bersama yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (29/7/2025).
Konferensi internasional tersebut dipimpin oleh Prancis dan Arab Saudi, dan dihadiri oleh sejumlah menteri luar negeri negara-negara pendukung inisiatif perdamaian Timur Tengah. Dalam keterangannya, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, menyatakan bahwa pengakuan terhadap Palestina adalah langkah nyata untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan tersebut.
“Kami menegaskan kembali komitmen untuk mendukung lahirnya Negara Palestina yang merdeka sebagai bagian dari solusi dua negara. Dunia internasional tidak bisa lagi menunggu. Perdamaian di Timur Tengah hanya akan tercapai dengan keadilan bagi rakyat Palestina,” ujar Barrot dalam pidatonya.
Deklarasi ini juga menekankan agar seluruh pihak menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk konflik, sekaligus mendesak Israel dan Palestina untuk kembali ke meja perundingan di bawah mediasi internasional.
Selain itu, konferensi tersebut menyepakati peningkatan kerja sama dalam bantuan kemanusiaan, khususnya untuk warga sipil di Gaza yang terdampak konflik. Negara-negara peserta berjanji untuk mengirimkan bantuan medis, pangan, dan dukungan pembangunan infrastruktur dasar.
Deklarasi Bersama ini menjadi salah satu langkah diplomatik terbesar di tahun 2025 yang menegaskan tekanan komunitas internasional terhadap pentingnya solusi dua negara. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka jalan menuju pengakuan resmi Palestina oleh lebih banyak negara di dunia.




